Kamis, 04 April 2019

SRI MULYANI : "I'LL BE BACK..."

Sri Mulyani
Sri Mulyani
Kisah kembalinya Sri Mulyani ke negeri ini adalah sebuah cerita istimewa. Pada tahun 2008, Sri Mulyani waktu itu adalah Menteri Keuangan di era kepemimpinan SBY. Saat itu, SMI nama panggilannya, membuat sebuah keputusan besar demi penyelamatan keuangan negara, yaitu ikut menetapkan Bank Century sebagai Bank gagal yang berdampak sistemik.
Kasus ini berdampak besar dan Sri Mulyani pun mendapat tekanan politik dari berbagai sudut. SMI pun kemudian pamit untuk bekerja di World Bank. Indonesia menangis kehilangan salah satu puteri terbaiknya.
Tapi Sri Mulyani tegar. Dalam pidato pelepasannya ia berkata, "I'll be back.." Saya akan kembali. Waktu itu tahun 2010.
6 tahun kemudian, Sri Mulyani tiba-tiba dipanggil ke Indonesia dalam rangka ceramah di Universitas Indonesia. Di Jakarta, dia diminta bertemu Jokowi di istana. "Kamu tidak usah pulang ke AS.." kata Jokowi waktu itu. "Bantu saya disini, jadi Menteri Keuangan.."
Sri Mulyani jelas kaget. Dia tidak siap untuk menjawab. Antara bingung, haru dan senang ia akhirnya menerima tawaran itu. Sri pun menelpon Presiden Bank Dunia bahwa ia tidak akan kembali ke AS. Mereka di AS juga kaget, tapi akhirnya menerima karena Sri Mulyani berkata bahwa ia ingin turut mengukir sejarah di tanah kelahirannya.
Jelas dari sisi gaji, pendapatan Sri Mulyani jauh lebih besar dari gajinya menjadi seorang Menteri. Tetapi ada sesuatu yang lebih besar dari materi yang menarik perhatian Sri Mulyani, yaitu Indonesia butuh dirinya untuk menyelamatkan situasi keuangan negara.
Dan akhirnya disinilah dia. Menjadi bagian dari para pejuang di kabinet Menteri untuk menyelamatkan sekaligus membesarkan Indonesia. Sri Mulyani tentu punya banyak kesamaan visi dan cara kerja dengan Jokowi, jika tidak, ia tidak akan mau bekerjasama.
"Jokowi tipe pemimpin yang tidak mudah dipuaskan oleh laporan menteri-menterinya, " begitu kata Sri Mulyani.
Hattrick pun diraih Sri Mulyani. Ia dinobatkan untuk ketiga kalinya sebagai MenKeu terbaik se Asia Pasifik oleh majalah keuangan Finance Asia. Sebuah prestasi luar biasa dari seorang anak bangsa dan kita seharusnya bangga karena Sri Mulyani adalah wajah Indonesia dimata dunia.
Selamat, ya bu Sri Mulyani..
Semoga ibu tetap bersama pak Jokowi 5 tahun ke depan menjaga keuangan negeri ini.
Saya tidak bisa membayangkan, seandainya pak Jokowi misalnya tidak memimpin lagi, posisi Menteri Keuangan kelak akan dijaga Neno Warisman, yang selalu membawa nama Tuhan dan mengaitkan hutang luar negeri dengan masalah di rumah tangganya..
Salam secangkir kopi.

Artikel Terpopuler