Sabtu, 13 Juli 2019

SURAT UNTUK SAHABATKU PSI TERCINTA

Partai Solidaritas Indonesia
Michael Victor, PSI
DennySiregar.id - Saya kenal baik dengan bro dan sis di Partai Solidaritas Indonesia
Pertemanan ini bukan karena saya kenal lama dengan mereka, tetapi tumbuh dalam perjalanan politik sejak kampanye Ahok di Jakarta. Kami punya idealisme bersama. Dan dari pertemanan itu saya pelan-pelan memahami alur berpikir mereka.
Mereka bukan politikus seperti yang kita kenal selama ini, yang kotor dan condong memanfaatkan situasi. Mereka masih punya sisi idealisme yang jernih, bagaimana bisa berperan dalam carut marutnya politik yang keruh di negeri ini.
Dari sejarah mereka, akhirnya saya tahu bahwa Ahok lah yang mempunyai ide mendirikan PSI ini.
Tapi kenapa dia akhirnya meninggalkan PSI ? Saya mencoba menyimpulkan dari banyak kepingan, bahwa Ahok sesudah kasus Almaidah, membutuhkan tangan politik yang kuat untuk bertahan dan itu dia dapatkan dari partai besar dan berkuasa sekarang. Jadi bukan karena ada masalah internal.
PSI setahu saya bukan partai patron yang dimiliki oleh kelompok atau keluarga. Mereka mempunyai sistem aktualisasi yang lebih bebas. Siapapun bisa menjadi petinggi PSI jika mempunyai kemampuan. Dan politik internal mereka dimata saya masih bersih, setidaknya sampai saat ini.
Itulah kenapa para senior seperti Abdillah Toha dan Goenawan Muhammad, yang terkenal pelit dalam keberpihakan pada partai, memberikan dukungan mereka pada PSI. Saya juga. Senang melihat anak muda punya prestasi.
Jadi ketika membaca tulisan Ninoy Karundeng yang acakadut tentang PSI itu, saya ketawa saja. Tulisan Ninoy penuh asumsi, bahkan mengarah pada fitnah atas pribadi pribadi di PSI, bukan lagi masuk ranah kritik. Ninoy belum kenal dekat dengan mereka..
Saya juga kenal Ninoy, pernah bertemu dia beberapa kali saat kampanye Jokowi. Orangnya ramah dan cenderung punya energi berlebih.
Mungkin karena kelebihan itu tulisan terakhirnya tentang PSI muncul seperti ada rasa marah. Saya juga heran, kenapa mesti marah pada PSI? Wong mereka lolos ke Senayan juga ngga, bekerja juga belum, sudah diserang dengan buas tanpa kendali.
Dan ketika Ninoy minta maaf pada PSI, saya kira sudah selesai. Ternyata masih belum juga. PSI rencana mau mempolisikannya.
Saya paham kenapa PSI begitu. Sejak ada serangan hoax pada masa genting pencoblosan yang berjudul "Milih PSI suara sia-sia", suara PSI terpengaruh. Hoax yang tidak diketahui siapa yang menulis itu berpengaruh sekali pada PSI dan karena itu mereka seperti ada rasa trauma ketika melihat model hoax yang sama. Dan ketika mereka tahu siapa pembuatnya, mereka pun ingin memberikan pelajaran, supaya tidak mudah memproduksi fitnah di media sosial.
Itu semua adalah hak PSI karena sebagai kumpulan orang-orang muda dan pintar, mereka berhak mengambil keputusan bagi kelangsungan partainya.
Tetapi ada baiknya juga PSI menahan diri. Semua orang sudah tahu bahwa Ninoy lah yang salah dan sudah memfitnah. Dan bagi PSI, Ninoy bukanlah siapa-siapa, bukan tokoh besar yang ketika diserang akan menaikkan nama partainya.
Ninoy hanyalah seorang kepala keluarga yang mencoba mencari nafkah dengan menulis. Dan mungkin ia sedang mencari cara bagaimana mendapat follower sebanyaknya dengan tulisan kontroversial. Dan dia kepleset, jatuh dengan kepala terhentak. Ia sudah mengakuinya.
Lebih baik, urusan selesai sampai disini saja. Supaya keributan ini tidak dikapitalisasi oleh mereka yang pernah dendam pada PSI atau bahkan cemburu karena kebesarannya. Saya yakin, dengan kekuatan PSI, Ninoy pasti akan menjadi tersangka. Pada posisi ini ia adalah pihak yang lemah.
Tapi itu juga akan menimbulkan luka dan pembenci PSI akan berpesta pora dengan berkata, "belum berkuasa saja sudah otoriter.." Inilah yang ditunggu mereka untuk merusak nama PSI.
Imam Ali pernah berkata, "Balas dendam terbaik adalah dengan menjadikan dirimu yang terbaik.."
Dan cara terbaik dalam membuktikan bahwa diri kita terbaik adalah dengan bekerja sebaik-baiknya. Orang akan lupa fitnah lemah yang pernah terucap dengan begitu banyaknya prestasi yang dicapai. Membangun prestasi sehingga orang jatuh hati itulah yang seharusnya digapai..
Sis Grace, Bro Tony adalah sahabat sahabat baik yang pernah kukenal. Semoga surat ini bisa mengubah amarah menjadi rangkulan bersama.
Mungkin setelah kasus ini, Ninoy malah bergabung menjadi anggota PSI yang kelak berprestasi..
Kapan-kapan ayok kita ngopi semua sambil cerita-cerita tentang perjuangan yang sudah kita lewati bersama.

Artikel Terpopuler