Rabu, 11 Desember 2019

MANUSIA SEMPURNA

Difabel
Difabel
Jakarta - Bertemu seorang teman lama, seorang difabel dengan kaki lumpuh sejak kecil, tapi dia sukses menjadi pembicara, menjadi motivator bagi mereka yang merasa fisiknya sempurna..
"Aku berjuang sejak kecil menghadapi pandangan mata yang merendahkan dan rasa kasihan. Aku tidak mau dikasihani, karena itu seperti racun yang melemahkan..
Sampai pada titik aku sadar, seharusnya aku yang kasihan pada mereka. Dibalik kesempurnaan fisik mereka, begitu banyak ketidaksempurnaan mereka.
Mereka adalah anak kecil yang terbungkus dalam tubuh orang dewasa. Penuh rasa ketidakpercayaan diri dan ketidakmampuan berfikir dengan berbeda.
Aku dengan fisik yang tidak sempurna, jauh mempunyai keunggulan dalam memotivasi diri sendiri. Mungkin karena aku terlatih menghadapi situasi rendah diri setiap hari, sampai aku mampu melawan dan faham bahwa situasi yang aku alami sebenarnya adalah cara untuk memberikan pengertian pada mereka.
Dibalik ketidaksempurnaan kita, sesungguhnya Tuhan memberikan kesempurnaan dalam bentuk yang berbeda. Kita hanya diminta memahami apa maksudNya dan menjalankan takdir yang diberikan pada kita.."
Ia tersenyum. Senyum seorang pemenang yang sudah mengerti siapa dirinya.
Kutuang secangkir kopi untuknya. Tuhan mengajari manusia melalui banyak peristiwa. Kitalah yang harus pandai-pandai menggali makna yang tersimpan didalam setiap kejadian yang ada. Seruput kopinya..

Artikel Terpopuler