Sabtu, 04 April 2020

Tsunami Itu Sudah Kelihatan

Matahari
Gerai Matahari
Jakarta - Situasi sekarang ini mirip jam dinding kehabisan batere..Jarum jam terdiam. Tidak ada energi untuk menggerakkan. Aktivitas berhenti. Pendapatan tidak ada, pengeluaran untuk konsumsi terus berjalan.
Tidak ada yang mau liburan, hotel-hotel tutup dan merumahkan ribuan karyawan. Beberapa pabrik masih produksi, masalahnya barangnya siapa yang mau beli ? Situasi yang sama dialami para pedagang yang mengandalkan jualan untuk makan sehari-hari.
Kemarin saya mampir ke Mall. Meski masih buka, tapi pengunjung sepi. Karyawan toko bengong, menunggu tokonya tutup sebentar lagi.
Seluruh gerai Matahari Departemen Store tutup sampai 13 April, kemungkinan diperpanjang. Bayangkan disana ada 40 ribu karyawan dan 850 pemasok yang pasti akan terhantam.
Perusahaan media terkena juga. Grup Vivanews yang juga membawahi TVOne, belum bisa gaji karyawan. Iklan tidak ada, para pemasang iklan mengurangi pengeluarannya.
Yang gajian, sekarang mungkin masih selamat. Bulan depan belum tentu ada yang bisa dimakan.
Dan situasi ini bukan cuma terjadi di Indonesia, tapi seluruh dunia. Pemerintah di masing-masing negara sibuk mengeluarkan uang ribuan trilyun rupiah untuk memerangi virus, hampir tidak ada cash untuk ekonomi.
Ini situasi yang jauh lebih parah dari krisis ekonomi. Kalau krisis masih ada aktivitas jual beli, tapi wabah ini membuat semua berhenti.
Parahnya, tidak ada yang bisa memperkirakan ini sampai kapan. Analisa statistik bertebaran, tapi mereka juga menghitung dengan keraguan.
Siapa yang mau disalahkan?
Seperti bayi yang mau lahir, perut saat ini mengalami kontraksi keras. Sesudah hancurnya ekonomi, kemungkinan besar akan terjadi gejolak sosial. Beberapa negara sudah gelisah, penduduknya mulai menjarah.
Kalau dulu saat krisis kita diminta untuk mengencangkan ikat pinggang. Saat sekarang, apa yang harus dikencangkan ? Pinggang pun bisa saja menghilang.
Sesudah gempa besar Corona, tsunami resesi bentar lagi akan menghantam dunia.
Siap-siap saja. Mudah-mudahan pemerintah kita jauh lebih siap dari sebelum virus menerpa..
Mau seruput kopi dulu, mumpung masih ada..

Artikel Terpopuler