Jumat, 05 Juni 2020

Injil Berbahasa Minang

Berita LGBT di Sumbar
Jakarta - Mau ngakak baca berita Gubernur Sumbar surati Menkominfo, supaya hapus aplikasi Injil berbahasa minang..

Awalnya gua kira hoax, eh ternyata beneran sesudah ada media online yang mengangkatnya. Lucu juga. Padahal kalau mau ketik "alkitab bahasa minang" di Playstore, muncul deh alkitab bahasa-bahasa lain selain Minang. Ada yang melayu Ambon, ada yang Minahasa dan lain-lain.

Lah, terus kenapa kalau ada Alkitab bahasa Minang? Takut orang Minang murtad dan pindah agama ke Kristen? Kalau gitu, protes juga dong, minta Menkominfo hapus "Arabic Bible" juga karena bahasanya mirip Alquran.

Harusnya pak Gubernur ini bangga, bahwa bahasa Minang dikenal dan dimasukkan dalam aplikasi Injil. Siapa tahu orang Kristen jadi tertarik untuk belajar bahasa Minang. Itu kan promosi budaya Minang? Mikir ko terbalik sih..

Karena lucu dan aneh itu, saya jadi tertarik untuk liat latar belakang Gubernur Sumbar ini. Eh, ternyata dari PKS, sodara2. Hihi, ya gak heran. PKS emang gitu, suka yang bukan bukan..

Yang menarik juga, Sumbar tahun ini ada Pilkada. Meski tidak mungkin mencalonkan lagi karena sudah 2 periode, tapi pak Gub sedang sibuk mencalonkan jagoannya. Apa mau giring sentimen agama lagi nih, pak, supaya bisa dapat suara banyak? Gayanya kok ya itu itu aja, gada perkembangan..

Mbok ya berita dari Sumbar itu tentang prestasi Sumbar kek, atau Sumbar go internasional kek. Bikin bangga. Masak Gubernur ngurusin kelas aplikasi segala..

Tapi ngomong-ngomong, kok jadi laper ya? Apa karena teringat nasi padang? Aduhh.. bahaya. Mau seruput kopi juga dah malam..

Mending baca-baca berita kalau Sumbar itu ternyata banyak LGBTnya ya. Mereka ternyata bukannya jadi murtad, tapi jadi melambai.

Lebih keren mana kira-kira? Ah, pak Gub pak Gub..

Artikel Terpopuler