Selasa, 09 Juni 2020

JUBIR CORONA YANG CUANTIK

dr Reisa Broto Asmoro
Jakarta - "Program-program Jokowi banyak yang bagus. Komunikasinya yang buruk!".

Begitu protes saya waktu diundang diacara MetroTV. Sejak lama itu jadi masalah memang, banyak program Jokowi yang tidak mampu dikomunikasikan dengan baik oleh orang-orangnya, sehingga muncul orang-orang yang mencoba menjelaskannya pada awam.

Dan karena terlalu sering menjelaskan, akhirnya tuduhanpun datang, mulai kata "penjilat" sampe "buzzeRp" kenyang kami makan.

Bukan hanya komunikasinya, bahkan komunikatornya juga ga bikin orang betah. Gak tau kenapa, hanya untuk mencari jubir yang good looking, smart dan komunikatif aja susahnya minta ampun.

Lebih jago SBY dulu munculkan Andi Mallarangeng, yang bahkan bunda Dorce aja tergila-gila padanya. Atau KPK dengan Febri Diansyah yang sangat cool. Yang muncul malah bang Fajroel Rahman yang lebih sering tiktokan. Ambyarr!!

Dan ketika Gugus Tugas akhirnya menugaskan dr Reisa Broto Asmoro, sebagai jubir baru untuk masalah Covid, ya telat sih. Harusnya dari awal-awal. Bukan Menkes yang ngomong depan kamera, atau pak Yuri, harusnya seperti dr Reisa ini yang ada di garis depan..

Kan betah lihatnya... Tuh, kan jadi lupa seruput kopi saking beningnya..

Artikel Terpopuler