Senin, 13 Juli 2020

Perang Besar Akan Dimulai

Virus
Jakarta - Membersihkan kadrun di dalam perusahaan, apalagi perusahaan besar, tidak bisa hanya teriak-teriak di sosmed.

Sosmed hanya berdampak sosial, dan getarannya cuman sedikit saja, habis itu hilang. Bahkan bagi mereka tidak akan terasa.

Bukan juga dgn boikot cabut kartu. Hilang satu dua pelanggan, tidak akan berpengaruh. Apalagi main tagar dan bintang satu di aplikasi. Mereka ketawa ngakak dengan permainan anak-anak seperti itu.

Mereka sudah begitu lama disana, sudah mengakar dan beranak pinak. Bahkan mereka membangun perkumpulan karyawan yang bisa menekan Direksi terpilih. Atau memainkan isu lewat majelis agama yg sudah lama mereka bangun disana.

Siapapun kepalanya disana, tidak akan mampu membersihkan mereka, karena banyak faktor, dan faktor utama adalah takut jabatannya hilang.

Cara yang benar adalah usik sarangnya dgn bermain secara hukum, lewat gugatan. Gugatan yang benar bisa menghajar mereka habis-habisan, sehingga kepalanya akan teriak kesakitan. Dan ketika dia kesakitan, dia akan menggigit kemana-mana, termasuk ke dalam.

Internal mereka akan dibersihkan. Banyak orang yang diduga terlibat akan dibuang.

Itulah yang kadrun takutkan. Dampak sistemik. Ibarat virus yang tidak bisa diobati hanya dengan obat demam, kita harus masuk ke dalam aliran darahnya dan mencari sumber utamanya.

Jika sumber utama ditemukan dan dimusnahkan, maka tubuh perusahaan akan membangun antibodi sendiri. Dan antibodi itu akan melawan virus2 yang bersarang.

Jadi, jangan berfikir apa yg akan saya lakukan itu menghancurkan perusahaan itu. Saya justru ingin menyelamatkannya supaya kepercayaan masyarakat menguat.

Ini perang besar. Lawannya kuat dan berdana besar. Guncangannya keras dan menakutkan.

Tapi ini juga tegang sekaligus mengasyikkan..

Dari peristiwa inilah, saya akan tahu, siapa teman dan siapa sesungguhnya lawan..

Seruput kopinya, kawan..

Artikel Terpopuler