"Bang Denny muslim?".
"Bukan, saya kafir yang
sedang berusaha menjadi muslim.."
"Loh, muslim kok kafir???"
"Ya gimana ya.. saya masih
suka ngomongin orang, masih suka misuh, suka ngelirik wanita cantik.. kadang
suka bohong, suka nyakitin orang.. Itu semua kan ingkar, karena kafir itu
berarti ingkar. Ingkar dari tuntunan Allah dan RasulNya, karena tuntunan melarang
itu semua.
Kalau kamu muslim?"
"Iya, saya muslim.. "
"Wah hebat dong, berarti
kamu sudah memenuhi semua tuntunan Allah dan RasulNya.. Kamu adalah orang
sholeh. Kalau gitu, saya patut menjadikanmu seorang wali karena maqom-mu pasti
sangat tinggi.."
"Ah, ngga juga.. saya kadang
suka sombong, suka melawan orangtua, suka mengeluh kalau sedang susah.."
"Berarti kamu kafir juga
dong.. wah samaan kita..."
Kami tertawa gelak saling meledek
satu sama lain. Secangkir kopi di malam hari ketika hujan, menghangatkan
suasana..
Teringat seorang teman pernah
berkata, "Mereka yang menyatakan dirinya muslim, sejatinya kafir juga
karena ia sombong dan kesombongan adalah ingkar dari tuntunan.."
