![]() |
| Demo |
Berbicara semen Rembang dari
sudut berbeda yang selama ini terlihat seperti sinetron mengharubiru, saya
seperti membuka kotak pandora.
Intimidasi lumayan banyaknya
masuk dari berbagai media sosial mulai fesbuk sampai whatsapp. Bahkan ada satu
grup ingin mengundang saya berbicara tentang hoax. Tapi saya akhirnya
diberitahu seorang teman bahwa itu adalah diskusi yang sebenarnya diadakan untuk
menyerang dan mempermalukan saya.
Memang tidak mudah memberikan
sudut pandang berbeda pada satu kasus, karena satu kelompok sudah
menjustifikasi diri sebagai pembela rakyat dan keadilan. Dan yang berbeda
dengan mereka berarti tidak membela rakyat dan tidak adil..
Mirip-miriplah sama "Gua
Islam dan elu kafir"
Malah ada orang Manado yang ingin
ngajak saya gelut sampe mati. Saya bingung, kasusnya di Rembang yang ngajak
gelut kok dari Manado.
Pantas tidak banyak orang ingin
bahas kasus ini, karena intimidasinya begitu massif.
Tapi karena saya adalah DeadPool,
yang mati segan hidup pun sulit, saya cuek aja. Untuk apa harus dipermalukan
wong pada dasarnya udah gak tau malu? Jadi sia-sia aja intimidasi itu. Enak minum kopi. Seruput dulu ah.
