![]() |
| Anies-Sandi |
Terimakasih pak Anies-Sandi..
Ternyata saya baru tahu kenapa
warga Jakarta lebih banyak memilih anda untuk memimpin kota ini daripada Ahok.
Ketika Ahok memimpin, bawaannya
tegang mulu. Selalu ada amarah dan bentakan. Warga Jakarta kurang enjoy dengan
semua itu, karena hidup mereka sudah sulit.
Mana panas, macet dimana-mana,
kalau hujan banjir. Mereka tegang setiap hari, dan Ahok malah menambah ketegangan
mereka.
Tapi zaman bapak Anis Sandi beda,
beda banget..
Bapak berdua sungguh menghibur.
Ada saja lawakan yang diberikan kepada kami supaya kami tertawa. Ada saja
perilaku bapak berdua yang membuat kami rileks dan bersenda ria.
Waktu bapak ngomong pribumi,
sontak banyak meme yang bicara pribumi. Apalagi waktu bapak Anies klarifikasi
bahwa itu maksudnya pribumi di masa kolonial Belanda yang hanya ada di Jakarta,
semua langsung kreatif membikin kata-kata kocak, "Belanda ngapain ke
Bandung? Beli peyempuan..."
Belum tingkah pak Sandi yang suka
mbanyol. Gaya bangaunya itu lhoo... membuat kami terpingkal. "Kok bisa ya
wagub bisa sekonyol itu ? Gak jaim orangnya, asik juga.." Sungguh menbuat
kami merasa menjadi generasi milenial kembali..
Kami juga jadi asik waktu bapak
barengan naik motor. Mesra sekali, seperti Ropik dan Juleha. Kemana-mana
berdua. Duh, jomblo mana yang gak kepengen seperti itu ? Gubernur aja
gandengan, masak kamu nggak?
Kami tahu kok, masalah janji
bapak untuk menutup Alexis itu becanda kaaaan? Kami tahu kok, pak.. Reklamasi
juga. Bapak bisaan becandanya..
Dan asiknya lagi, 5 tahun ini
akan penuh dengan canda ria. Serasa Warkop DKI, Srimulat, Bagito ma Kwartet S
tampil sepanggung kembali. Rame pastinya dengan tingkah dan kelucuan spontan
yang tercipta.
Inilah yang gak dipunyai Ahok,
yang bawaannya tegang terus. DPR beli UPS, ribut. DPR bikin anggaran seenak
udelnya, ribut lagi. Sumpah, gada lucu-lucunya zaman Ahok..
Sebagai Gubernur zaman now, tentu
Pak Anies Sandi paham sekali bagaimana bisa membuat warga Jakarta lupa akan
masalahnya sehari-hari. Kita kurang hiburan, hibur kami pak, tolong hibur
kami...
Saya yakin semua itu gak
dibuat-buat. Spontan dan mengalir saja. Seperti ada bakat ngelawaknya bapak
berdua. Terimakasih, Tuhan.. Engkau sudah menghadiahkan kami penimpin yang bisa
menghibur kepenatan kami..
Saya aja, setiap kali bapak
berdua muncul di media langsung ketawa kebahak-bahak. Pasti ada aja ulahnya,
sampe kopi saya tumpah saking gak kuat nahan geli.. Terbaik, terbaik...
Terimakasih bapak, nanti
kapan-kapan saya terbitkan buku "Mati ketawa cara Anies Sandi".
Katanya, menghibur orang itu ada
pahalanya loh pak. Sungguh... Gak percaya ? Yah, Percaya cukur, gak percaya
gondrong...
Semoga Tuhan membalas kebaikan
pak Anies Sandi selama memimpin dengan gaya berbeda...
Salam seruput kopi, pak...
