Minggu, 10 Mei 2020

Kenapa Mc Donald Harus Pergi dari Sarinah?

Mc Donald Sarinah
Mc Donald Sarinah
Jakarta - "Saya punya tamu dari luar negeri, gak tahu mau dibawa kemana. Kita tidak punya tempat yang bisa menggambarkan ini Indonesia. Kita harus punya satu, dimana tamu bisa melihat ini budaya kita, produk kita dan semua tentang kita.
Begitu sepenggal pernyataan Jokowi, yang saya dengar dari seorang teman yang kebetulan dekat dengannya. Jokowi resah dengan Indonesia yang sudah kehilangan keIndonesiaannya, yang dia bahkan tidak bisa memamerkan kekayaannya.
Inspirasi itu memang datang dari Soekarno, Presiden pertama RI. Soekarno waktu itu punya keresahan yang sama, negeri ini harus punya satu tempat untuk memamerkan kekayaan negeri ini. Oleh karena itu, dibangunlah Sarinah, mall pertama dan tertua di Indonesia.
Ya, Sarinah mau dikembalikan lagi ke konsep awalnya, tempat memamerkan produk UMKM khas Indonesia. Disana harus Indonesia semua. Makanya Mc Donald tidak boleh ada disana, karena mereka tidak bisa merepresentasikan negeri ini. Kecuali mereka mau dagang kopi Indonesia.
Sejak negeri ini dipimpin Soeharto, Sarinah sudah bergeser dari fungsi awalnya. Ruangnya diperjualbelikan supaya yang megang dapat cuan. Mereka tidak paham ruh awalnya, hanya sibuk memenuhi kantung pribadinya saja.
Beruntunglah kita punya seorang Jokowi.
Dialah yang memelihara mimpi-mimpi besar Soekarno. Mulai dari keinginan menjadikan Indonesia mandiri dan maju, sampai ke hal yang kecil seperti mengembalikan Sarinah.
Jokowi memang bukan anak biologis Soekarno, dia adalah anak ideologisnya.
Kelak, ketika renovasi selesai, para tamu luar negeri akan selalu dibawa ke Sarinah, dipamerkan kekayaan Indonesia dengan penuh kebanggaan.
Sarinah adalah simbol. Dan simbol itu harus terus dipegang, karena itulah jati diri kita sebenarnya.. Seruput kopinya..

Artikel Terpopuler