![]() |
| Mahasiswa Cabe-cabean |
Lucu baca rencana aksi mahasiswa
tanggal 12 Januari nanti. Mereka menamakan gerakan mereka 121, mirip ma gerakan
411 dan 212. Sepertinya ada yang lagi senang ma susunan angka-angka sehingga
dijadikan simbol.
Yang paling lucu adalah mereka
menamakan gerakan mereka Reformasi jilid II.
Mencoba nostalgia dengan gerakan
kakak-kakak mereka di tahun 98 yang kebanyakan sekarang udah pada kenyang di
DPR, perutnya gendut dan rambut mulai botak. Malah ada kakak-kakak mereka yang
dulu teriak-teriak "Demi rakyat !!" sekarang lagi tidur-tiduran di
sel karena tertangkap mencuri uang rakyat.
Ada lagi yang lebih lucu...
Seorang mahasiswa dari
Universitas Islam Indonesia UII berkata kepada media, “Kenaikan tarif biaya
STNK, BPKB, SIM, disusul kenaikan harga BBM dan ditambah tingginya harga cabai
hingga mencapai 200 ribu lebih, dianggap menjadi bukti nyata ketidak berhasilan
Jokowi memimpin Indonesia”, Permisi, harga cabai? Indikator ketidak-berhasilan Jokowi
dilihat dari harga cabai? Ini mahasiswa apa emak-emak?
Rasanya mau sobek celana membaca
masalah kenaikan biaya STNK 100 rebu rupiah yang hanya 5 tahun sekali itu
diributkan. Ditambah BBM naik yang non subsidi juga di permasalahkan. Duh, kok
indikator ketidak-berhasilan Jokowi itu cuman bernilai beberapa rebu rupiah
gitu ya?
Kenapa si siswa yang merasa maha
ini tidak melihat indikator yang lebih besar? Misalnya kembalinya dana ribuan
triliun rupiah melalui amnesty pajak ke Indonesia? Atau selamatnya 120 triliun
potensi laut Indonesia oleh Menteri Susi? Atau selamatnya uang negara 275
triliun per tahun yang sekian lama dibayarkan ke Petral dalam pembelian migas?
Yang dibahas Jokowi itu triliun,
nak.. bukan rebu... Kebiasaan jajan minta emak sih jadi gak paham triliun itu
enolnya berapah..
Coba si siswa yang belum lurus
kencingnya itu tanya ke warga Papua. Berapa triliun yang dikucurkan Jokowi
untuk pembangunan infrastruktur disana, sesuatu yang selama ini tidak pernah
dilakukan pemimpin sebelumnya?
Tanya ke NTT, berapa triliun lagi
yang dikucurkan Jokowi untuk pembangunan 7 waduk besar disana, supaya mereka
tidak akan pernah kekeringan lagi ketika musim kemarau panjang tiba?
Sekali lagi, ini kita ngobrol
triliun rupiah adek-adekku yang ganteng-ganteng tapi keteknya jarang kena
deodoran.. TRILIUN, tuh gua tulis pake hurup kapital biar bulu halus di atas
bibir kalian bisa meregang..
Dan kalian meributkan harga cabai
yang naik 200 rebu rupiah per kg yang bukan kebutuhan pokok dan naik sementara
hanya karena momentum saja?
Kalian ini nanti lulus cita-citanya
mau jadi tukang sayur atau gimana?
Belajar dulu lagi lah
hitung-hitungan. Jangan nanti salah lagi ngitung peserta demo yang hanya
beberapa ratus orang tapi diklaim 7 juta jiwa. Mending kalian pelajari lagi
dengan seksama bagaimana men-download video Mia Khalifa dengan baik dan benar.
Sinih abang ajak minum kopi..
Jangan pake susu kalo berasa laki. Sudah saatnya kalian itu berpikir lebih
besar. Malu ma gelar "Maha"nya kalau ternyata kalian hanya sekelas
cabe-cabean. Laki itu seruput, bukan minum
pake sedotan.. Pahamkan itu, kunang-kunang..
