| Jokowi |
Ada pertanyaan menarik yang
kudapat dari seorang teman. "Di Indonesia ini agama ada
Kristen, Budha, Hindu, Katolik dan Islam. Tetapi pak Jokowi hanya memperhatikan
Islam saja, agama lain seperti anak tiri saja baginya.."
Saya tersenyum, sambil dalam
berkata dalam hati, "Masak sih ?"
Buat saya, pak Jokowi sebenarnya
tidak sedang berbicara agama dalam semua tindakannya. Hanya, memang secara
kebetulan dia beragama Islam..
Jika ia terlihat banyak
mengunjungi pesantren2, itu adalah bagian dari strateginya untuk menenangkan
keadaan, bukan karena ia lebih mengutamakan Islam. Seperti kita tahu, agama
Islam di Indonesia ini sedang dalam situasi ditunggangi oleh pihak2 tertentu
demi ambisi mereka.
Maka bersafarilah ia dengan
mendekati Islam moderat seperti Nahdlatul Ulama. Gerakan ini penting untuk
meminimalisir tudingan bahwa ia PKI seperti fitnah yang terjadi selama ini. Dan
ini menjadi salah satu prioritas tinggi dalam kebijakannya.
Kita tidak bisa mengesampingkan
bahwa agama Islam adalah agama mayoritas di negeri ini. Ketika mayoritas ini
rusak, maka dampaknya bisa kemana-mana dan mengerikan. Semuanya kena tidak
perduli apa agama, suku dan ras kita.
Karena itu sangat perlu seorang
Jokowi turun langsung untuk meredam situasi yang sempat panas kemarin2.
Jokowi juga pernah mengundang
para pemuka lintas agama untuk duduk mencari solusi terhadap situasi yang
terjadi.
Selain itu, ia sering menghadiri
undangan2 dari berbagai daerah yang mayoritas penduduknya non muslim dimana ia
dihadiahkan marga kehormatan, seperti kunjungannya kepada masyarakat batak.
Bahkan Papua, yang mayoritas non
muslim pun mendapat prioritas tertingginya. Dengan pembangunan infrastruktur
yang jauh lebih besar daripada daerah lainnya, menunjukkan Jokowi sama sekali
tidak membahas agama dalam kebijakannya.
Jika ia dianggap memprioritaskan
Islam misalnya, kenapa Jokowi tidak membangun besar-besaran di Aceh saja,
misalnya ? Atau di Sumatera barat ? Kenapa kok harus Papua ?
Jadi sebenarnya masalahnya bukan
di Jokowi, tapi yang bertanyalah yang harus dipertanyakan. Ngapain kok dia
ngomongin agama bukannya lebih melihat kinerja Jokowi ?
Jokowi bukan tipikal orang suka
bertanya, "Agamamu oppo?" Karena dia tahu, kalau Oppo itu merk
handphone, bukan nama agama. Ngelantur kan jadinya? Kurang
seruput kayaknya.